INFOSOSIAL.COM – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung terus memperkuat pengembangan layanan kesehatan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Salah satu layanan yang tengah dipersiapkan adalah Klinik Fertilitas atau Fertility Center, yang dirancang sebagai layanan komprehensif bagi pasangan yang membutuhkan evaluasi dan penanganan masalah fertilitas.
Pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari penguatan dan diversifikasi pelayanan RSUDAM di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, Sabtu (3/10/26).
Pengembangan diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui layanan yang semakin terintegrasi, dengan dukungan penguatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem pelayanan, serta pemanfaatan teknologi kesehatan secara bertahap.
Berdasarkan roadmap pengembangan layanan RSUDAM, Fertility Center tidak hanya diarahkan pada layanan fertilitas dasar. Ke depan, layanan tersebut diproyeksikan berkembang secara bertahap menuju teknologi reproduksi berbantu serta terintegrasi dengan layanan gangguan haid dan menopause, endometriosis, dan minimally invasive gynecology.
Dikembangkan Bertahap Sesuai Kebutuhan Medis
Dalam rancangan pelayanan, perjalanan pasien dimulai dari konsultasi dan evaluasi awal. Tahapan tersebut dilanjutkan dengan pemeriksaan dasar maupun pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan dan indikasi medis.
Layanan yang disiapkan antara lain konsultasi fertilitas, pemeriksaan ginekologi dan USG transvaginal, pemeriksaan serta analisis sperma, hingga pemeriksaan penunjang lainnya.
Setelah seluruh evaluasi dilakukan, pasien akan mendapatkan pilihan penatalaksanaan sesuai hasil pemeriksaan dan indikasi medis.
Pada tahap pengembangan teknologi reproduksi berbantu, roadmap RSUDAM mencakup natural cycle, Intrauterine Insemination (IUI), hingga pengembangan menuju In Vitro Fertilization (IVF).
Karena dikembangkan secara bertahap,
setiap jenis tindakan akan disiapkan dengan mempertimbangkan kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, sistem pelayanan, serta ketentuan dan indikasi medis yang berlaku.
IUI Jadi Bagian Pengembangan Awal
Sebagai bagian dari persiapan layanan reproduksi berbantu, RSUDAM telah menyusun alur pelayanan IUI.
Alur tersebut mencakup pendaftaran, edukasi pasien, konsultasi, stimulasi dan monitoring, preparasi sperma, pelaksanaan tindakan, observasi pascatindakan hingga dokumentasi pelayanan.
IUI merupakan prosedur reproduksi berbantu dengan memasukkan sperma yang telah melalui proses preparasi ke dalam rahim menggunakan kateter khusus pada waktu yang disesuaikan dengan proses ovulasi.
Dalam setiap tahapan, RSUDAM menempatkan keamanan pasien, ketepatan identitas, edukasi, privasi, serta dokumentasi pelayanan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan layanan.
Pasien juga akan mendapatkan informasi mengenai tahapan pelayanan, persiapan tindakan hingga tindak lanjut setelah prosedur.
Didukung Tim Multidisiplin
Pengembangan Fertility Center disiapkan dengan dukungan tim multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi (FER), perawat, tenaga laboratorium/andrologi, tenaga administrasi, serta unit terkait lainnya.
Pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan pelatihan berkelanjutan menjadi bagian dari tahapan penguatan layanan.
Dari sisi fasilitas, rancangan pengembangan mencakup ruang konsultasi, ruang pemeriksaan dan monitoring, ruang tindakan, fasilitas operasi dasar, laboratorium andrologi dan embriologi, serta fasilitas pendukung lainnya sesuai tahapan pengembangan.
Sistem informasi pasien yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) juga direncanakan untuk mendukung pencatatan, pelaporan, keamanan data, dan kesinambungan pelayanan.
Menuju Pusat Layanan Kesehatan Reproduksi
RSUDAM memproyeksikan pengembangan Fertility Center sebagai bagian dari penguatan ekosistem layanan kesehatan reproduksi dan kesehatan perempuan.
Selain layanan fertilitas, roadmap pengembangan juga mencakup layanan gangguan haid dan menopause serta Center Endometriosis & Minimally Invasive Gynecology.
Dengan pendekatan tersebut, pasien diharapkan memperoleh alur pelayanan yang lebih terintegrasi, mulai dari asesmen, pemeriksaan, penatalaksanaan hingga tindak lanjut.
Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes., jajaran manajemen terus mendorong agar setiap pengembangan layanan dilakukan secara terencana dan bertahap, berbasis kebutuhan pasien, serta memperhatikan kesiapan SDM, sarana prasarana, sistem dan standar keselamatan pelayanan.
Pengembangan Klinik Fertilitas dan layanan kesehatan perempuan tersebut menjadi bagian dari upaya RSUDAM memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang profesional dan terintegrasi.
Dengan pengembangan ini, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin lengkap dan terintegrasi, dengan mengedepankan keamanan, profesionalisme, privasi, serta kesinambungan pelayanan. (*).














































You must be logged in to post a comment Login