Connect with us

Hi, what are you looking for?

Info SosialInfo Sosial

Berita Utama

Strategi TPID Lampung Redam Tekanan Harga Jelang Ramadan

Bandar Lampung, INFOSOSIAL.COM –Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna meredam tekanan harga, terutama menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Langkah ini dilakukan melalui pengawasan distribusi bahan pokok, pemantauan stok, hingga sinergi lintas sektor untuk menjaga kelancaran pasokan.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir kembali mengingatkan pentingnya ketersediaan stok.

“Lebaran tidak Lebaran seharusnya (harga) sama saja, kalau stok kita cukup,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi tahunan Lampung pada Februari 2026 tercatat 2,95 persen, lebih rendah dibandingkan nasional 4,76 persen. Inflasi bulanan Lampung juga berada di angka 0,36 persen, di bawah nasional 0,68 persen.

Pemprov menilai penguatan TPID menjadi instrumen utama dalam menjaga stabilitas harga, khususnya pada momentum hari besar keagamaan yang rawan gejolak harga.

Ke depan, operasi pasar dan pengawasan distribusi akan terus diperkuat agar daya beli masyarakat tetap terjaga. (*)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Info Daerah

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan...

Berita Utama

INFO SOSIAL, LAMPUNG TENGAH —Penyelenggaran penerimaan peserta didik baru atau PPDB yang dinilai rawan penyelewengan terus disorot. Selain soal kecurangan data kependudukan untuk diterima...

Info Daerah

Selain mobil low cost green car, masyarakat Indonesia kini disajikan beragam model mobil perkotaan. Dari sisi harga, city car umumnya dibanderol lebih mahal daripada...

Berita Utama

INFO SOSIAL, LAMPUNG SELATAN — Desa Baru ranji Kecamatan merbau mataram kabupaten lampung selatan penduduknya sekitar kurang lebih 500 Orang termasuk salah satu Desa...