Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Utama

Dari Isu Hotel Bergeser ke Kantor Polisi, PAN Siapkan Klarifikasi: EH Belum Buka Suara

Dari Isu Hotel Bergeser ke Kantor Polisi, PAN Siapkan Klarifikasi: EH Belum Buka Suara

 

INFOSOSIAL.COM—— Polemik yang menyeret anggota DPRD Kota Bandar Lampung berinisial EH memasuki babak baru.

Persoalan yang sebelumnya berputar di media sosial kini bergeser ke ranah hukum setelah GS, suami JA, melaporkan EH ke Polda Lampung.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/624/VIII/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG, tertanggal 18 Agustus 2026.

Kemunculan laporan polisi itu menjadi titik penting dalam polemik yang sebelumnya berkembang melalui berbagai informasi mengenai dugaan peristiwa di sebuah hotel di kawasan Mall Boemi Kedaton, Bandar Lampung.

Artinya, persoalan ini tak lagi sebatas silang informasi di ruang publik. Kini ada laporan kepolisian yang menjadi bagian dari proses hukum.

Saat dikonfirmasi pada Minggu (23/8/2026), GS membenarkan telah membuat laporan tersebut.

“Ya benar,” ujar GS singkat.

Namun GS belum membuka secara rinci materi laporan maupun kronologi lengkap yang menjadi dasar pengaduannya.

Ia memilih menunggu perkembangan berikutnya, termasuk kemungkinan penyelesaian melalui mekanisme internal partai.

 

“Nanti kalau berlanjut kita informasikan. Sementara menunggu dari pihak internal partai yang mau selesaikan,” katanya.

Dari Media Sosial, Kini Masuk Meja Polisi

Sebelumnya, publik digemparkan informasi mengenai dugaan penggerebekan di Hotel Radiss**, kawasan Mal Boemi Kedaton, pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.

Dalam informasi yang beredar, EH disebut-sebut berkaitan dengan anggota DPRD lainnya berinisial SN.

Namun tudingan tersebut langsung dibantah SN.

Melalui kuasa hukumnya, Hanafi Sampurna, SN menyatakan tidak berada di lokasi sebagaimana informasi yang beredar. SN disebut sedang sakit dan menjalani masa pemulihan di kediamannya.

Pihak SN juga menyatakan memiliki surat izin sakit dari Rumah Sakit Immanuel serta rekaman CCTV yang menurut mereka dapat menunjukkan keberadaan SN pada waktu yang dipersoalkan.

“Kami secara tegas membantah informasi tersebut. Itu tidak benar, hoaks, fitnah, dan merupakan bentuk pencemaran nama baik,” ujar Hanafi di DPRD Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026).

Bantahan tersebut kemudian berlanjut ke jalur hukum.

SN disebut telah melaporkan dua akun TikTok, @melanniati dan @ngopisosial, ke Polda Lampung atas dugaan pencemaran nama baik.

Dengan demikian, polemik tersebut kini memiliki dua sisi hukum yang berjalan, yaitu laporan GS terhadap EH dan laporan SN terkait informasi yang dinilai mencemarkan nama baik.

BK DPRD Klaim Telah Mendalami

Di tengah derasnya informasi yang beredar, Badan Kehormatan DPRD Kota Bandar Lampung juga ikut memberikan penjelasan.

Ketua BK DPRD Bandar Lampung, Yuhadi, menyatakan pihaknya telah melakukan pendalaman dan menyebut SN tidak berada di lokasi sebagaimana tudingan yang beredar.

“Berdasarkan data dan temuan institusi, Ibu Sri Ningsih dipastikan tidak berada di lokasi. Tuduhan adanya penggerebekan itu juga tidak pernah terjadi,” tegas Yuhadi.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu bantahan terhadap informasi yang sebelumnya beredar di ruang publik.

Namun, perkembangan baru berupa laporan GS terhadap EH membuat perkara ini belum berhenti pada bantahan tersebut.

Kini perhatian publik bergeser pada apa sebenarnya materi laporan GS dan bagaimana tindak lanjut aparat penegak hukum terhadap laporan tersebut.

PAN Tak Bisa Lagi Hanya Diam

Polemik ini juga mulai menarik perhatian internal partai.

EH diketahui merupakan kader PAN. DPD PAN Kota Bandar Lampung menyatakan akan meminta klarifikasi langsung kepada yang bersangkutan.

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Firmansyah Y. Alfian, mengatakan partainya menangani persoalan tersebut secara serius dan hati-hati.

Menurut Firmansyah, EH saat ini masih berada di luar kota.

“Kami serius dan sangat berhati-hati karena isu ini sensitif. Yang bersangkutan saat ini sedang di luar kota. Secepatnya nanti kami akan langsung menggelar klarifikasi resmi,” ujar Firmansyah.

Pernyataan PAN tersebut menjadi penting karena persoalan yang awalnya berkembang di media sosial kini telah memiliki laporan polisi dengan nomor dan tanggal yang jelas.

Klarifikasi internal partai pun menjadi salah satu titik yang kini ditunggu.

Ada Laporan, Ada Bantahan, Ada Pertanyaan yang Belum Terjawab

Perkara ini kini berada dalam pusaran yang semakin kompleks.

Di satu sisi, GS membenarkan telah melaporkan EH ke Polda Lampung.

Di sisi lain, SN membantah keras keterlibatannya dan bahkan mengambil langkah hukum terhadap akun yang dinilai menyebarkan tudingan pencemaran nama baik.

Badan Kehormatan DPRD juga menyatakan telah melakukan pendalaman dan menyebut tudingan penggerebekan terhadap SN tidak pernah terjadi.

Sementara itu, PAN menyatakan akan memanggil EH untuk memberikan klarifikasi.

Satu hal yang hingga kini belum terjawab adalah penjelasan langsung EH mengenai polemik tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya para awak media untuk menemui dan konfirmasi kepada EH baik secara langsung atau melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp belum memperoleh tanggapan.

Kini publik tinggal menunggu, apakah laporan GS akan berhenti sebagai laporan, atau berkembang menjadi proses hukum yang membuka fakta lebih jauh mengenai polemik hotel tersebut?

Yang jelas, perkara ini telah memasuki babak berbeda.

Bukan lagi sekadar isu media sosial. Kini ada laporan polisi, ada bantahan, ada proses internal partai, dan ada pihak yang belum memberikan penjelasan.

Babak berikutnya tinggal menunggu proses hukum dan klarifikasi resmi pihak-pihak terkait berbicara.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(*)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Info Daerah

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan...

Berita Utama

Ketua Umum Partai Garuda (Gerakan Perubahan Indonesia), Ahmad Ridha Sabana, mengaku sebagai adik dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra),...

Berita Utama

INFO SOSIAL, LAMPUNG TENGAH —Penyelenggaran penerimaan peserta didik baru atau PPDB yang dinilai rawan penyelewengan terus disorot. Selain soal kecurangan data kependudukan untuk diterima...

Video

Terjadi Kebakaran Hebat di Pasar Krui Tanggamus Post Views: 2,119

Exit mobile version